Blog Agus Leonardi

Cara Gampang tutup PAIR

Posted in Satria by agusleonardi on 31/08/2008

Penulis tidak bertanggungjawab atas segala hasil yang diakibatkan oleh penerapan tulisan di bawah ini. Segala resiko dan perkiraan wajib dipahami, disadari dan ditanggung oleh masing – masing.

Salah satu cara yang menurut saya termasuk solusi paling akhir dalam mengatasi permasalahan knalpot nembak pada sepeda motor Suzuki Satria F150 adalah dengan jalan menutup paksa jalur PAIR, yang sering disebut juga tutup vakum.

Membaca kata PAIR saja sepertinya sudah memberikan kesan rumit bin sulit, yang mengartikan harus mengunjungi bengkel dan meminta bantuan mekaniknya, itupun kalau mereka paham bagaimana caranya.

Berikut ini adalah pengalaman saya sendiri dengan penuh keberanian layaknya seorang pejuang di medan perang yang tidak tahu apa yang akan terjadi kemudian. Saya memberanikan diri untuk membuka unit PAIR dan mencoba menutupnya sendiri.

Sebelumnya ada baiknya jikalau rekan memahami penjelasan singkat tentang unit PAIR tersebut. Dikutip dari halaman SSFC.

Suzuki PAIR (Pulsed-Secondary Air-Injection)
Mesin FU 150 SC versi Thailand menampilkan sistem Suzuki PAIR yang mempunyai misi ramah terhadap lingkungan. Sistem ini mentransfer udara segar dari kotak udara menuju lubang pembuangan untuk membakar gas pembuangan yang tidak terbakar di ruang bakar. Dengan demikian emisi gas beracun berupa Nitrogen Oksida (NOX) dan Hidrogen Karbon (HC) dapat dikurangi. Aliran udara yang mengalir pada sistem PAIR diatur oleh Vacuum Reed Valve yang terletak di atas kepala silinder.

Setelah membaca penjelasan singkat di atas, saya rasa sudah jelas nantinya seperti apa konsekuensi yang akan diterima sesudah rekan menutup PAIR.

Cara yang akan saya jelaskan ini sebenarnya adalah cara versi gampang dalam menutup PAIR, cara versi susahnya adalah dengan membuka tutup head atas lalu menutup sebuah lubang dengan baut dan lem besi, membutuhkan lebih banyak peralatan dan bahan.

Jikalau memang problem knalpot nembak sudah benar – benar mengganggu dan ingin rasanya segera dihilangkan, rekan boleh mencoba cara saya ini, akan tetapi perlu diketahui bahwa permasalahan knalpot nembak belum tentu akan hilang dengan cara menutup PAIR ini. Masih ada segudang perkiraan mengapa knalpot nembak. Jadi, walaupun memang tidak ada salahnya mencoba cara ini karena (menurut saya) memang tidak menyebabkan resiko apapun, cobalah terlebih dahulu memperkirakan penyebab lain dan mencoba kemungkinan solusi lain.

Langkah kerja:

  • Sediakan sebuah obeng plus dan sebuah kunci ring 10.
  • Bukalah PAIR Control Valve yang ada disebelah kanan atas mesin dengan cara mengendurkan dua buah mur dengan kunci ring 10.
  • Setelah terbuka, di bawahnya akan terlihat sebuah kotak karet hitam (PAIR Reed Valve). Congkel secara perlahan dengan obeng minus, sampai karet tersebut lepas dari head mesin.

  • Setelah berhasil dilepas, amati bagian bawah dari kotak karet tersebut. Rekan akan menemukan satu lembar plat membran tipis dan satu lembar plat besi penahan membran (lebih tebal dan berbentuk melengkung).
  • Kendurkan dua buah sekrup kecil penahan kedua membran tersebut dengan obeng plus hingga terlepas.
  • Jikalau sudah terlepas dari tempatnya, kira – kira akan terlihat seperti ini.
  • Pasang semuanya kembali ke posisi semula, namun dengan posisi plat besi yang melengkung dibuat terbalik. Lalu kencangkan sekrup.
  • Sekarang terlihat bahwa posisi plat yang melengkung akan menekan membran tipis sehingga tidak akan lagi bekerja mengalirkan udara.
  • Jikalau terlihat atau diperkirakan masih ada celah pada membran, tambahkan lem perekat seperti aica aibon atau juga dapat menggunakan lem packing. Lem harus dalam kondisi kering ketika mesin dihidupkan.
  • Pasang kembali kotak karet tersebut pada tempatnya.
  • Pasang kembali PAIR Control Valve, lalu kencangkan mur.
  • Uji coba dengan menghidupkan mesin, biasanya RPM idle (langsam) akan lebih rendah dari sebelum PAIR ditutup, silakan mengatur ulang setingan angin pada karburator.
Advertisements

13 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. amir said, on 23/08/2010 at 10:17

    berapa harga PAIR Reed Valve satria f150….. thanks

  2. jeglek said, on 27/11/2010 at 13:19

    kalo lubang pair d tutup menggunakan lem besi dan baut apa pengaruhnya terhadap mesin,lalu apakah tidak merusak komponen daleman mesin?trus perlu ganti PJ/Mj jg gak?

    • agusleonardi said, on 01/02/2011 at 16:36

      punya saya ditutup pakai lem epoxy (merk dextone) supaya selang2nya bisa saya buang, tampilan mesin menjadi terlihat ringkas. karena selang saya buang, lubang udara yang ada di karet intake juga ditutup pakai lem. asalkan lem sudah kering dan kuat, tidak berpengaruh terhadap mesin (yakin lem tidak masuk ke mesin). tentunya karburator harus disetting ulang karena konsumsi udara dan bensin berubah.

  3. […] – Langkah terakhir jika dua hal diatas sudah dilakukan tapi knalpot masih nembak, adalah dengan menon-aktifkan sistem PAIR (Pulsed-Secondary Air-Injection). Jangan takut performa akan menurun, tambah boros, atau ada kerusakan dimesin akibat PAIR yang dinonaktifkan. Karena sistem PAIR hanya bekerja menyuntikan udara tambahan di ‘lubang buang’, jadi tidak mempengaruhi pembakaran di ruang bakar. Untuk menonkatifkan PAIR ini bisa dilakukan beberapa cara, tapi yang paling simpel dan dan bisa dikerjakan sendiri adalah dengan membalik plat membran PAIR yang ada di atas kop head. Dengan begitu sistem vakum pair tidak dapat bekerja mengalirkan udara dari box filter ke ehaust port. Dengan cara ini katup PAIR dan selangnya bisa tetap rapi terpasang seperti standarnya. Langkah langkah detailnya disable PAIR ini dapat disimak di penjelasan rekan FUers bro Bhotax ssfc#140 disini. […]

  4. […] – Langkah terakhir jika dua hal diatas sudah dilakukan tapi knalpot masih nembak, adalah dengan menon-aktifkan sistem PAIR (Pulsed-Secondary Air-Injection). Jangan takut performa akan menurun, tambah boros, atau ada kerusakan dimesin akibat PAIR yang dinonaktifkan. Karena sistem PAIR hanya bekerja menyuntikan udara tambahan di ‘lubang buang’, jadi tidak mempengaruhi pembakaran di ruang bakar. Untuk menonkatifkan PAIR ini bisa dilakukan beberapa cara, tapi yang paling simpel dan dan bisa dikerjakan sendiri adalah dengan membalik plat membran PAIR yang ada di atas kop head. Dengan begitu sistem vakum pair tidak dapat bekerja mengalirkan udara dari box filter ke ehaust port. Dengan cara ini katup PAIR dan selangnya bisa tetap rapi terpasang seperti standarnya. Langkah langkah detailnya disable PAIR ini dapat disimak di penjelasan rekan FUers bro Bhotax ssfc#140 disini. […]

  5. […] – Langkah terakhir jika dua hal diatas sudah dilakukan tapi knalpot masih nembak, adalah dengan menon-aktifkan sistem PAIR (Pulsed-Secondary Air-Injection). Jangan takut performa akan menurun, tambah boros, atau ada kerusakan dimesin akibat PAIR yang dinonaktifkan. Karena sistem PAIR hanya bekerja menyuntikan udara tambahan di ‘lubang buang’, jadi tidak mempengaruhi pembakaran di ruang bakar. Untuk menonkatifkan PAIR ini bisa dilakukan beberapa cara, tapi yang paling simpel dan dan bisa dikerjakan sendiri adalah dengan membalik plat membran PAIR yang ada di atas kop head. Dengan begitu sistem vakum pair tidak dapat bekerja mengalirkan udara dari box filter ke ehaust port. Dengan cara ini katup PAIR dan selangnya bisa tetap rapi terpasang seperti standarnya. Langkah langkah detailnya disable PAIR ini dapat disimak di penjelasan rekan FUers bro Bhotax ssfc#140 disini. […]

  6. cukingman said, on 20/03/2015 at 21:18

    Om motor q kenalpotnya swaranya pecah swaranya kyak didepan terus pair ya tk tutup swaranya dk normal tapi kok swara kenalpotnya ngebas yg swara trebelnya kok ‎​g̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ ada ya mas.apa emang begitu ya kalo PAIR ya ditutup om.

  7. Jun Manurung said, on 07/04/2015 at 19:47

    Izin bertanya bro. maaf sedikit unik. penyakit FU Milik saya mungkin berbeda dari kawan lain. Sebelumnya saya pakai knalpot standart. setelah ganti knalpot racing, motor saya susah hidup. diengkol dan di stater juga masih gak mau menyala. Sempat stres juga dibuatnya. Terakhir coba didorong baru deh itu FU idup lagi. Mohon solusinya mas bro. kira2 apa masalahnya pada motor saya. tks

    • robert said, on 12/06/2015 at 09:54

      Naikin PJ nya 1 step bro…. hukum knalpot racing memang begitu… atau minimal di stel ulang angin di karbu

  8. hendri said, on 18/08/2015 at 02:22

    Kalo saya selang tak tutup dengan baud gimana itu

  9. Daniel Susanto said, on 07/03/2016 at 11:46

    kalo ane penyebabnya selang sobek,, ane potong aja terus pasang lagi dan kembali normal,, tengkyu gan atas infonya,, sangat membantu

  10. Hani said, on 12/09/2016 at 16:10

    kalau ngak Ada tenaga Dan buat lari berat ,
    kenapa ya.?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s